Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kendaraan Bermotor

Pertolongan Pertama Pada kecelakaan Kendaraan Bermotor

Pembukaan

Skenario

Terjadi sebuah kecelakaan antara pengendara motor dan mobil, pengendara motor terpelanting ke bahu jalan dan tidak sadarkan diri.

Sebelum melakukan pertolongan pertama pada korban, pastikan keamanan penolong, korban, dan lingkungan. Jika lalu lintas sedang ramai, kondisikan agar daerah disekitar korban tidak dilalui banyak kendaraan. Jika banyak orang yang berkerumun, maka himbau warga  agar memberi ruang yang cukup untuk korban.

Pertanyaan Pembuka

Sebelum melakukan pertolongan pertama pada korban, pastikan keamanan , , dan . Jika lalu lintas sedang ramai, kondisikan agar daerah disekitar korban tidak dilalui banyak kendaraan. Jika banyak orang yang berkerumun, maka himbau warga  agar  yang cukup untuk korban.

Respon

Pengecekan respon korban dapat dilakukan dengan 3 cara

Catatan: Pengecekan dilakukan secara berurutan

Tepuk

Tepuk dilakukan dengan menepukkan tangan didepan korban, jika korban merespon maka respon korban adalah AWAS.

Panggil

Panggil dilakukan dengan memanggil korban, jika korban merespon maka respon korban adalah SUARA.

Tekan

Tekan dilakukan dengan menekan korban pada alat vitalnya, jika korban merespon maka respon korban adalah NYERI.

Tidak Respon

Jika telah dilakukan pengecekan diatas korban masih tidak merespon, maka tingkat respon korban dinyatakan TIDAK RESPON.

Pertanyaan Respon

  • AWAS
    Tepuk
  • SUARA
    Panggil
  • NYERI
    Tekan

Jalan Nafas

Pengecekan Jalan Nafas

Pengecekan jalan nafas dilakukan dengan memperhatikan kondisi tulang leher korban. terdapat dua cara pengecekan.

Teknik angkat dagu tekan dahi

Teknik angkat dagu tekan dahi dilakukan pada korban yang tidak mengalami kelainan pada tulang leher

Teknik Jaw-Thrust Manuver

Teknik Jaw-Thrust Manuver dilakukan pada korban yang mengalami kelainan pada tulang leher

Pertanyaan Jalan Nafas

Pertanyaan!!!

Menurut kondisi awal korban yang telah dijelaskan pada awal media. tentukan metode pemeriksaan jalan nafas korban!

  • Teknik Jaw-Thrust Manuver
  • Teknik Angkat Dagu Tekan Dahi

Sirkulasi Darah

Pemeriksaan Sirkulasi Darah Pada Korban

Pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan tingkat repon korban. 

Pemeriksaan Pada Nadi Radialis

Pemeriksaan pada nadi radialis dilakukan untuk korban yang dapat merespon.

Pemeriksaan Pada Nadi Karotis

Pemeriksaan pada nadi kakrotis dilakukan untuk korban yang tidak merespon.

Pertanyaan Sirkulasi Darah

Pertanyaan!!!

Menurut kondisi awal korban yang telah dijelaskan pada awal media. tentukan metode pemeriksaan sirkulasi darah korban!

Perdarahan

Pemeriksaan Perdarahan

terdapat 2 jenis perdarahan

Perdarahan Luar

Perdarahan dalam terjadi jika terdapar darah namun tidak keluar dari korban(lebam). Jika korban mengalami perdaharan dalam, segera lakukan penanganan dengan mengompres.

Perdarahan Luar

Perdarahan luar terjadi jika terdapar darah yang keluar dari korban. Jika korban mengalami perdaharan luar, segera lakukan penanganan dengan membalutnya.

Pertanyaan Perdarahan

Pertanyaan!

Menurut Kondisi cidera yang dialami korban yang dijelaskan pada awal media, Tentukan cara penanganan perdarahannya

  • Kompres
  • Membalut

Pemeriksaan Fisik dan Penanganan Cidera

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik meliputi seluruh tubuh dengan memperhatikan 

  • Perubahan Bentuk
  •  Luka Terbuka
  • Nyeri
  • Bengkak

Pemeriksaan mulai dari kepala sampai kaki.

Penanganan Cidera

Penanganan cidera dilakukan pada cidera yang serius dan mengancam jiwa korban.

Pertanyaan Cidera

Pertanyaan!

Penanganan cidera dilakukan pada cidera yang serius dan mengancam jiwa korban.

Urutkan sesuai dengan tingkat resiko cidera!

  • Patah Tulang
  • Luka Lecet

Informasi

Pengumpulan Informasi

Pengumpulan informasi bisa dilakukan saat atau sesudah penanganan, meliputi KOMPAK :

  • Keluhan Utama
  • Obat-obatan yang diminum
  • Makanan/minuman terakhir
  • Penyakit yang diderita
  • Alergi yang dialami
  • Kejadian (kronologi)

Informasi bisa didapatkan dari korban jika korban sadar, jika korban tidak sadar informasi dapat diperoleh dari kerabat atau orang sekitar.

Pertanyaan Informasi

Pertanyaan!

Pilihlah informasi bisa didapatkan dari korban menurut KOMPAK

  • Kejadian
  • Nama Korban
  • Alergi
  • Usia Korban
  • Alamat Korban
  • Penyakit Yang Diderita

Evakuasi dan Pemeriksaan Berkala

Evakuasi

Perhatikan cidera pada penderita, jangan sampai evakuasi yang dilakukan memperparah keadaan penderita. Ketika melakukan evakuasi perhatikan hal dibawah ini :

  • Pindahkan penderita ke tempat yang lebih aman atau ke tempat pemulihan
  • Siapkan kendaraan jika diperlukan
  • Tentukan jalur yang akan dilalui
  • Perhatikan kenyamanan korban

Pemeriksaan Berkala

Jika penderita belum stabil dan keadaaannya cukup parah maka pemeriksaan kembali dilakukan setiap 5 menit.

Jika keadaannya sudah tenang dan stabil maka pemeriksaan diulang setiap 15 menit.

Pemeriksaan meliputi :

  • Respon penderita
  • Nafas, Nadi, Keadaan kulit
  • Periksa penanganan luka yang terlewat

Pertanyaan EPB

Jika penderita belum stabil dan keadaaannya cukup parah maka pemeriksaan kembali dilakukan setiap .

Jika keadaannya sudah tenang dan stabil maka pemeriksaan diulang setiap .

Pelaporan

Pelaporan

laporkan tindakan yang sudah dilakukan dan menjelaskan kondisi korban dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada penolong / petugas medis.

Hal yang perlu dicantumkan :

  • Umur dan jenis kelamin penderita
  • KOMPAK
  • Tingkat respon
  • Tanda-tanda vital penderita
  • Hasil pemeriksaan fisik
  • Penanganan yang sudah dilakukan
  • Perkembangan keadaan penderita