REPAYMENT CAPACITY : TEKNIK CARA MENGETAHUI KAPASITAS PEMBAYARAN CALON MITRA

Hello Rekan-Rekan Sales Officer/ Relationship Officer,

Sebagaimana diketahui kemampuan mitra dalam mengangsur akan berpengaruh terhadap lancar/ tidaknya pembayaran angsuran kedepannya.

Proses mengetahui besarnya kemampuan mitra dalam mengangsur adalah pada proses Uji Kelayakan Mitra (UKM).

Modul ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada staf cabang bagaimana cara mengukur kemampuan mitra dalam membayar angsurannya. Hal ini diperlukan oleh cabang agar dapat melakukan seleksi dengan baik mitra yang layak diberikan kredit modal usaha. Dengan memilih mitra yang layak, maka kemungkinan terjadinya Portofolio At Risk (PAR) dapat diminimalisir.

Selamat belajar !!!

REPAYMENT CAPACITY: CARA MENGHITUNG KAPASITAS PEMBAYARAN CALON MITRA

Kapasitas membayar calon mitra (Repayment Capacity)

  • Adalah kemampuan calon mitra untuk membayar hutang pokok beserta bunganya yang bersumber dari pendapatan bersih keluarga mitra.
  • Calon mitra harus memiliki pendapatan bersih yang diterima setiap bulan minimal 40% untuk menutup 2 kali angsuran (satu bulan)
  • Jika pendapatan bersih mitra kurang dari 40% maka mitra tersebut berpotensi untuk menjadi PAR ke depannya yang berakibat buruk bagi perusahaan.
  • Sedangkan bagi mitra, hutang yang melebihi kemampuannya akan membebani bahkan dapat mempersulit kehidupannya

INGAT :

PENDAPATAN BERSIH MITRA MINIMAL 40% HARUS BISA DIGUNAKAN UNTUK MENUTUP 2 KALI ANGSURAN !

3 Langkah Cara Memvalidasi Kapasitas Pembayaran Calon Mitra :

Langkah 1 : Menghitung Pendapatan Bersih Yang Dipersyaratkan

Contoh:

  • Plafon pembiayaan pertama adalah Rp. 2,000,000,-
  • Jumlah angsuran 2 mingguan Rp. 90.000,-
  • Berapa seharusnya minimum pendapatan bersih mitra ?

Pendapatan mitra 1 bulan = min. 40% penghasilan atau menutup 2 kali angsuran

  • 2 kali angsuran = Rp.90.000,-x 2 = Rp180.000,-
  • Min. pendapatan mitra yang dipersyaratkan = Rp180.000,- /40% = Rp 450.000,-

Langkah 2 : Menghitung Aktual Pendapatan Bersih Mitra

Untuk mengetahui berapa besarnya aktual pendapatan bersih mitra, kita bisa melihatnya dari 2 hal yaitu :

  1. Pendapatan bersih usaha
  2. Pendapatan bersih keluarga

Mari kita pelajari cara menghitung keduanya !

Langkah 2.1. : Menghitung Pendapatan Bersih Usaha

Pendapatan bersih usaha (C) = Pendapatan usaha (A) - Pengeluaran usaha (B)

Pendapatan Usaha (A) :

Dihitung dengan cara -->

  • Mencari informasi mengenai uang hasil usaha mitra kemarin lusa, kemarin  dan hari ini
  • Uang yang didapat kemarin +  Uang yang didapat kemarin lusa

                                                                 2

  • Selanjutnya, hasilnya di kalikan dengan putaran usaha mitra

Catatan :

  • Jika putaran usaha mitra harian, maka pendapatan usaha dikalikan 28
  • Jika putaran usaha mitra mingguan, maka pendapatan usaha dikalikan 4
  • Jika putaran usaha mitra 2 kali dalam seminggu, maka pendapatan usaha dikalikan 8
  • Jika putaran usaha mitra bulanan, maka pendapatan usaha dikalikan 1
  • Uang usaha mitra hari ini perlu diketahui dengan tujuan untuk memverifikasi.
  • Uang usaha mitra hari ini diketahui dengan cara SO mengecek langsung ke kotak uang mitra.

Pengeluaran Usaha (B) :

Dihitung dengan cara -->

  • Total belanja bahan baku mitra + jumlah pengeluaran lain usaha

Pendapatan Bersih Usaha (C) :

Dihitung dengan cara -->

  • Total pendapatan usaha (A) – Total pengeluaran usaha (B)

INGAT :

Fluktuasi usaha harus menjadi perhatian. Gunanya untuk mengetahui kesesuaian uang yang di dapat mitra dengan melihat kapan waktu yang ramai, sedang atau sepi.

Langkah 2.2. : Menghitung Pendapatan Bersih Keluarga

Pendapatan bersih keluarga (C) = Pendapatan Keluarga (A) - Pengeluaran Keluarga (B)

Pendapatan Keluarga (A) :

Cara menghitungnya -->

  • Tanyakan kepada mitra berapa besarnya pendapatan mitra.
  • Pendapatan mitra didapat dari hasil pendapatan bersih usaha mitra, pendapatan suami dan anggota keluarga lainnya yang diberikan kepada mitra.
  • Jumlahkan semua pendapatan tersebut

INGAT :

Pendapatan tersebut sifatnya harus rutin (tiap bulan pasti ada)

Pengeluaran Keluarga (B) :

Cara menghitungnya -->

  • Tanyakan kepada mitra pengeluaran yang rutin dikeluarkan setiap bulannya misalnya belanja makanan, listrik/air/pulsa, biaya anak sekolah, kesehatan, cicilan/angsuran kredit lainnya dll.
  • Jumlahkan semua pengeluaran tersebut

Pendapatan Bersih Keluarga (C) :

Pendapatan Bersih Keluarga (C) = Total Pendapatan Keluarga (A) – Total Pengeluaran Keluarga (B)

INGAT :

Pastikan bahwa pengeluaran keluarga angkanya sesuai (tidak kurang/ berlebihan) jika dilihat dari jumlah tanggungan dan jumlah anak yang dimiliki mitra.

Langkah 3 : Membandingkan Hasil Langkah 2 dengan 1

  • Hasil langkah 2 (PENDAPATAN BERSIH KELUARGA) harus lebih besar dari langkah 1 (MINIMUM PENDAPATAN YANG DIPERSYARATKAN)
  • Jika hasil langkah 2 lebih kecil dari langkah 1 maka kemampuan mitra kurang dari 2 x angsuran
  • Dengan demikian dapat disimpulkan memiliki kapasitas pembayaran yang rendah
  • Dikhawatirkan mitra tidak sanggup membayar angsuran kedepannya !

Apa yang harus kita lakukan jika menemukan mitra dengan kondisi seperti ini?

AYO LATIHAN MENGHITUNG KAPASITAS PEMBAYARAN MITRA !

Bu Hany (Pedagang Sembako)

  • Ibu Hany memiliki warung sembako didepan rumahnya. Warungnya menyediakan kebutuhan sehari-hari. Warung sembako Ibu Hany buka setiap hari dari jam 06.00 s/d jam 21.00 wib. Ibu Hany memperoleh penghasilan dari warung sembakonya rata-rata perharinya Rp. 300,000,-. Ibu Hany belanja untuk kebutuhan warungnya setiap 2 hari sekali, dengan menggunakan motor. Setiap belanja ibu Hany mengeluarkan uang rata-rata Rp. 500,000,-
  • Suami Ibu Hany adalah seorang pekerja bangunan dengan upah Rp 55,000,-/hari. Rata-rata suami Ibu Hany dalam mengerjakan bangunan selesai dalam waktu 2 bulan dan jika tidak ada kerja bangunan suami ibu Hany ngojek dengan pendapatan rata-rata Rp. 30,000,- /hari. Ibu Hany mempunyai 3 orang anak. Anak pertamanya sudah bekerja di pabrik dengan upah Rp 1,200,000,-/bulan dan dia selalu memberikan uang bulanan ke ibunya Rp. 300,000,-. Dua anaknya yang lain masih sekolah di SMP dan SD, karena kedua orang anak ibu Hany bersekolah di sekolah negeri, maka tidak ada biaya SPP bagi kedua anaknya. Kedua anak ibu Hany pergi sekolah dengan menggunakan angkot.

  • Ongkos angkot dan uang jajan masing-masing anak Rp 10,000,-  Anak kedua ibu Hany ikut les tambahan di sekolahnya setiap hari Senin dan Kamis dengan biaya Rp 25.000,-/bulan. Dan pada hari lesnya ibu Hany menambahkan uang jajan untuk anaknya itu sebesar Rp 2,000,-. Untuk biaya konsumsi keluarga, setiap hari ibu Hany belanja sayur dan lauk Rp 20,000,-. Sedangkan untuk beras dan minyak biasanya Bu Hany ambil dari warungnya.

  • Sehari ibu Hany masak beras 1,5 kg. Harga perkilonya Rp6,000,- dan kebutuhan minyak goreng untuk 1 bulan ibu Hany menghabiskan 1 lt. Harganya Rp 15,000,-. Untuk keperluan gas sebulan menghabiskan 2 tabung. 1 tabung gas harganya Rp 17,000,-. Untuk kebutuhan gula dan kopi sebesar Rp 20,000,-/bulan. Biaya listrik setiap bulannya sebesar Rp 80,000,-. ibu Hany masih mempunyai cicilan kulkas Rp 100,000/bln serta cicilan motor Rp 500,000,-/bulan. Ibu Hany ikut arisan RT sebesar Rp. 50,000,-/bulan. Dan arisan PKK setiap minggu Rp 10,000,-.Biaya iuran sampah Rp 5,000,- . Biaya kesehatan Rp 30,000,- sebulan. (asumsi sebulan 28 hari, anak sekolah 26 hari)

Dengan melihat kondisi Ibu Hany tersebut, ayo hitung apakah kapasitas pembayaran Ibu Hany memenuhi syarat untuk pengajuan modal kredit  kerja!

Pertama, cari tahu dulu berapa pendapatan bersih yang dipersyaratkan. Jika ia adalah mitra baru (1st cycle) dengan plafon kredit modal kerja sebesar Rp. 2,000,000,- . Berapa minimum pendapatan yang dipersyaratkan ?

  • Rp. 450,000,-
  • Rp. 180.000,-
  • Rp. 550,000,-

Begini cara menghitung minimum pendapatan mitra yang dipersyaratkan :

2 kali angsuran = Rp.90.000,-x 2 = Rp180.000,-

Min. pendapatan mitra yang dipersyaratkan =

Rp180.000,- /40% = Rp 450.000,-

Jika calon mitra ingin mengajukan plafon kredit usaha Rp. 2.000.000,- maka

minimum pendapatan bersihnya harus Rp. 450.000,-

Bisakah Anda menghitung besarnya minumum pendapatan mitra yang dipersyaratkan jika plafon kredit yang diajukan adalah sebesar Rp. 2.500.000,-? Berapa besarnya?

Selanjutnya, hitung pendapatan bersih usaha Ibu Hany

I. Pendapatan Usaha  :

  •    Rp. 300,000 x 28 = Rp. 8,400,000

II. Pengeluaran Usaha : 

  • Belanja bahan dagangan  Rp. 500,000 x 14  = Rp. 7,000,000,-
  • Transport  Rp. 8,250 x 7  = Rp. 57,750,-

        Total   = Rp. 7,000,000,- + Rp. 57,750,- = Rp. 7,057,750,-

III. Pendapatan Bersih Usaha = Pendapatan Usaha - Pengeluaran Usaha

  • Pendapatan Usaha   Rp. 8,400,000,-
  • Pengeluaran Usaha  Rp. 7,057,750,- 

        Total  = Rp. 8,400,000,- Rp. 7,057,750,-  = Rp. 1,342,250,-

Setelah itu hitung pendapatan bersih Ibu Hany. Berikut caranya :

Rincian pendapatan keluarga :
  • Pendapatan mitra = Rp.1,342,250,-
  • Pendapatan suami (kuli bangunan) (Rp.55,000 x 28) = Rp. 1,540,000
  • Pendapatan suami (Ojek) (Rp.30.000 x 28) = Rp.840.000,-
  • Pendapatan anak = Rp.300.000,-

Pendapatan keluarga (asumsi 1; jika hanya dihitung dari penghasilan suami sebagai kuli bangunan):

Pendapatan mitra = Rp. 1,342,250,-

Pendapatan suami kuli bangunan = Rp. 1,540,000

Pendapatan Anak = Rp.300.000,-

Total = Rp.1,342,250,- + Rp.1,540,000 + Rp.300.000,- = Rp.3,182,250,-

Pendapatan keluarga (asumsi 2; jika hanya dihitung dari penghasilan suami sebagai tukang ojek):

Pendapatan mitra = Rp.1,342,250,-

Pendapatan suami ojek = Rp.840.000,-

Pendapatan anak = Rp. 300.000,-

Total = Rp.1,342,250,- + Rp.840.000,- + Rp. 300.000,-= Rp.2,482,250,-

Pengeluaran Keluarga :

  • Konsumsi = Rp.20,000 x 28 = Rp.560,000
  • Beras = Rp.6,000 x 1,5 kg x 28 = Rp.252,000
  • Minyak goreng = Rp.15,000 x 1 Lt = Rp.15.000
  • Gas = Rp. 17,000 x 2 tabung = Rp.34,000
  • Gula +Kopi = Rp.20,000
  • Listrik = Rp.80,000
  • Cicilan kulkas = Rp.100,000
  • Cicilan motor = Rp. 500,000
  • Iuran Sampah = Rp. 5,000
  • Arisan (Rp.50,000 + Rp.40,000) = Rp.90,000
  • Kesehatan = Rp.30,000
  • Biaya anak sekolah (transport + uang jajan anak) = Rp. 10,000 x 26 = Rp. 260,000
  • Tambahan uang jajan les = Rp 2,000 x 8 = Rp. 16,000
  • Bayar les = Rp. 25,000

Total pengeluaran keluarga = Rp. 1,987,000,-

Maka, pendapatan bersih adalah :

Asumsi 1 : Rp. 3,182,250 - Rp. 1,987,000 = Rp. 1,195,000

Asumsi 2 : Rp 2,482,250 - Rp. 1,987,000 = Rp. 495,250

INGAT :

Didalam soal terdapat dua  asumsi :

Asumsi 1 : Penghasilan suami ibu Hany sebagai kuli bangunan

Asumsi 2 : Penghasilan suami sebagai tukang ojek

PILIH PENDAPATAN BERSIH YANG NILAINYA LEBIH KECIL --> ASUMSI 2

Hal ini bertujuan untuk memiminalkan resiko yang mungkin terjadi dikemudian hari, misalnya mitra tidak mampu membayar angsuran.

Dengan memilih pendapatan yang lebih kecil, kita berasumsi itulah kemungkinan terburuk besarnya pendapatan yang bisa didapatkan mitra.

 

Terakhir, bandingkan pendapatan bersih yang dipersyaratkan dengan aktual pendapatan bersih mitra. Apakah dapat disimpulkan bahwa Ibu Hany layak untuk diberikan plafon kredit modal kerja sebesar Rp. 2.000.000,- ?

  • YA
  • TIDAK

Ibu Hani layak mendapatkan kredit modal usaha sebesar Rp. 2.000.000. Berikut penjelasannya :

  • Langkah 1 : Rp. 495.250,-
  • Langkah 2 : Sedangkan pendapatan bersih yang dipersyaratkan = 40% pendapatan bersih harus  menutup 2 kali angsuran (Rp. 450.000,-).
  • Langkah 3 : Rp. 495.250,- lebih besar daripada Rp. 450.000,-

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ibu Hany layak mendapatkan plafon kredit

sebesar Rp. 2.000.000,-

Bagaimana jika plafon kredit yang diberikan adalah Rp. 2.500.000,- bukan Rp. 2.000.000,-. Apakah Ibu Hany masih bisa menerima kredit tersebut ?

  • YA
  • TIDAK

Plafon kredit yang diajukan : Rp. 2.500.000,-

1. Langkah 1 : Minimum pendapatan yang dipersyaratkan = Rp. 550.000,-

2. Langkah 2 : Pendapatan bersih mitra = Rp. 492.250,-

3. Langkah 3 : Membandingkan langkah 2 dan 1

   Rp. 492.250,- lebih kecil daripada Rp. 550.000,-

Dengan demikian Ibu Hany tidak bisa menerima kredit Rp. 2.500.000,-

Sekian dulu belajarnya.........

REPAYMENT CAPACITY : TIPS MENGGALI INFORMASI DARI MITRA

Contoh pertanyaan untuk menggali pendapatan usaha :

Jika calon mitra berprofesi sebagai pedagang :

  • Dalam berdagang kemaren ibu dapat uang berapa? Kalau kemarin lusa berapa? Yang ibu peroleh hari ini berapa?
  • Apakah dalam seminggu ibu berdagang terus atau ada hari dimana ibu tidak berdagang? (dari informasi ini maka petugas harus bisa mengkonversikan pendapatan calon mitra, pendapatan harian x 28 jika setiap hari berdagang, jika calon mitra berdagang seminggu 2 x maka pendapatan berbulannya dihitung : pendapatan harian x 8, begitu seterusnya)

Jika calon mitra berprofesi sebagai peternak :

  • Ada berapa banyak ayam yang ibu miliki?
  • Berapa harga satuan ayam tersebut? Berapa lama waktu panennya?
  • Apa ada perawatan khusus yang diberikan hingga ayam siap panen (pemberian vitamin, dll)?
  • Apa Ibu membayar orang lain untuk merawat ayam-ayam tersebut?

Contoh pertanyaan untuk menggali pengeluaran usaha :

Jika calon mitra berprofesi sebagai pedagang :

  • Setiap berdagang berapa uang yang ibu keluarkan untuk membeli bahan dagangan? Bahan dagangan dalam jumlah itu habis berapa hari? Setiap berapa hari ibu belanja kembali barang dangangan? Selain bahan utama apakah ada bahan pendukung lain yang ibu beli untuk keperluan berdagang? Apa saja? Berapa ibu mengeluarkan uang untuk itu?
  • Untuk pergi belanja dagangan, ibu naik apa? Jika naik kendaraan umum berapa ongkosnya? Jika naik motor berapa liter bensin yang dihabiskan?
  • Ditempat ibu berdagang apakah ibu mengunakan listrik untuk penerangan? Jika iya, berapa ibu harus membayar setiap bulannya?
  • Apakah selain listrik ibu juga harus membayar iuran lain?apa saja? Berapa bayarnya?
  • Ditempat ibu berdagang untuk keperluan air ibu dapat dari mana? Berapa ibu harus membayar setiap bulan?
  • Apakah ibu harus membayar keamanan di tempat berdagang? Berapa harus membayar?
  • Untuk pergi dan pulang berdagang ibu naik apa?Jika naik kendaraan berapa ongkosnya pulang pergi? Jika pakai motor berapa bensin yang diperlukan
  • Untuk keperluan berdagang apakah ibu menggunakan modal dari luar? Jika iya berapa angsurannya setiap bulan?
  • Apakah tempat berdagang ibu sewa atau masih mencicil? Berapa harga sewanya atau cicilannya setiap bulan?

Jika calon mitra berprofesi sebagai peternak :

  • Berapa bibit anak ayam yang ibu beli sekali musim panen? Berapa harganya?
  • Dalam satu kali musim ternak dari pembelian bibit sampai panen berapa banyak pakan ternak yang di beli? Berapa harganya?
  • Apakah dalam pemeliharaan ternak tersebut ibu sering membeli peralatan yang digunakan? Apa saja? Berapa harganya?
  • Apakah ibu membeli obat-obatan untuk ternaknya?Berapa banyak? Harganya berapa? Dalam satu kali masa pemeliharaan ternak sampai panen, berapa kali obat-obat tersebut ibu beli?
  • Dalam pemeliharaan apakah ibu tangani sendiri atau ibu menggunakan tenaga orang lain? Berapa ongkos pegawai itu?
  • Berapa biaya listrik yang harus dibayar? Berapa biaya untuk keperluan air?
  • Berapa biaya pulsa telepon yang harus dibayar?
  • Berapa biaya transport yang ibu keluarkan untuk keperluan pengangkutan bibit ternak dan pengangkutan ternak ke pembeli?
  • Untuk modal usaha ternak apakah ibu mempunyai pinjaman? Jika iya. Berapa besar pinjaman? Berapa angsurannya tiap bulan?
  • Selain pinjaman tersebut apakah ada barang, misal pakan atau obat atau yang lain yang dibeli secara mencicil?

Contoh pertanyaan untuk menggali pendapatan keluarga :

PENDAPATAN CALON MITRA :

  • Berapa pendapatan usaha ibu dalam satu bulan?
  • Dalam rumah ibu selain ibu siapa saja yang bekerja ? (misal jawabannya suami dan anak)

PENDAPATAN SUAMI :

1. JIKA SUAMI BERTANI

a. Setiap panen dapat berapa ton? setiap ton laku berapa rupiah?

b. Dalam setahun panen berapa kali?

c. Berapa pendapatan suami yang diberikan ke calon mitra?

 

2. JIKA SUAMI BEKERJA

a. Dimana suami ibu bekerja?

b. Berapa gaji suami ibu?

c. Berapa pendapatan suami yang diberikan ke calon mitra?

 

3. JIKA SUAMI BERDAGANG

a. Dalam sehari berapa keuntungan yang diterima oleh suami ibu? (untuk berdagang suami ibu keluar uang berapa untuk belanja dagangan? Setelah selesai berdagang suami ibu terima uang berapa?)

b. Berapa pendapatan suami yang diberikan ke calon mitra?

PENDAPATAN ANAK :

a. Apakah anak ibu ada yang sudah bekerja? Jika ada, dimana bekerjanya?

b. Berapa pendapatan anak yang diberikan ke calon mitra?

Contoh pertanyaan untuk menggali pengeluaran keluarga

PENGELUARAN CALON MITRA :

Jika calon mitra berprofesi sebagai peternak :

  • Untuk modal usaha ternak apakah ibu mempunyai pinjaman? Jika iya. Berapa besar pinjaman? Berapa angsurannya tiap bulan?
  • Selain pinjaman tersebut apakah ada barang, misal pakan atau obat atau yang lain yang dibeli secara mencicil?

PENGELUARAN SUAMI MITRA :

1. Jika suami mitra bekerja :

  • Setiap pergi dan berangkat naik apa?
  • Berapa ongkos per harinya?
  • Jika naik motor berapa liter bensin yang diperlukan?

 

2.  Jika suami mitra berdagang, pertanyaannya sama dengan mitra yang berdagang

 

3. Jika suami mitra bertani :

  • Tanah yang digarap itu milik sendiri apa menyewa? Jika menyewa berapa setiap tahunnya?
  • Berapa biaya yang dikeluarkan untuk membeli bibit dan pupuk setiap musim tanam?
  • Berapa harus membayar biaya irigasi?
  • Berapa biaya angkut bibit, pupuk dan hasil panen total dalam setiap satu kali musim tanam?
  • Berapa biaya tenaga kerja yang dikeluarkan untuk sekali panen?

PENGELUARAN ANAK MITRA YANG BEKERJA :

  • Berapa transport yang dikeluarkan oleh anak ibu setiap hari?
  • Selain transport pengeluaran apa lagi untuk keperluan kerja anak ibu?

PENGELUARAN KONSUMSI KELUARGA :

  • Apakah untuk keperluan makan sehari-hari, ibu belanja setiap hari?Berapa uang yang dikeluarkan untuk setaip belanja?
  • Berapa biaya iuran listrik setiap bulannya?
  • Siapa saja dirumah ibu yang mempunyai HP? Jika dihitung dari semua HP tersebut, berapa pulsa yang harus dikeluarkan setiap bulannya?
  • Apakah ibu mengeluarkan biaya untuk keperluan air bersih? Jika iya, berapa setiap bulannya?
  • Apakah anak ibu masih ada yang sekolah? Berapa orang? Berapa keperluan SPP setiap bulan?
  • Selain sekolah apakah anak ibu ikut kursus atau les? Berapa biayanya?
  • Berapa uang saku yang ibu berikan kepada anak ibu setaip harinya?
  • Untuk pergi sekeolah anak ibu naik apa? Berapa ongkosnya setiap hari?
  • Jika ada keluarga ibu yang sakit biasanya berobat kemana? Biayanya berapa setiap berobat?
  • Apakah ibu, atau suami atau anak ibu mempunyai pinjaman di tempat lain? Atau cicilan di tempat lain? Berapa angsurannya?
  • Apakah ibu ikut arisan? Berapa uang yang harus dikeluarkan untuk bayar arisan?
  • Apakah ada pengeluaran yang lain? Untuk keperluan apa? Berapa besarnya dalam sebulan?

REPAYMENT CAPACITY : CARA MENGISI FORM UJI KELAYAKAN MITRA (F-06)

Letak rincian usaha mitra dan rincian kondisi ekonomi keluarga dalam F-06

Aspek yang dinilai dalam F-06 (Lokasi Usaha, Putaran Usaha)

Lokasi Usaha : Diisi lokasi usaha mitra dan atau keluarga, seperti di depan rumah, di pasar Setu Kertosono, dan sebagainya

Lama Usaha : Isi berapa lama mitra melakukan usahanya. Ditulis dengan angka yang menunjukkan lama usaha dalam tahun

Waktu Usaha : Isi waktu mitra melakukan usahanya setiap hari (dari usaha dibuka hingga usaha ditutup kembali)

Putaran Usaha : Diisi sesuai bagaimana mitra memperoleh pendapatan dari usaha yang dilakukan. misal: harian, mingguan, bulanan, 3 bulan sekali dst. Pilih salah satu dengan memberi tanda centang.

  • Tiap hari : Jika perputaran uang terjadi setiap hari (mitra melakukan usaha dan menerima pendapatan setiap hari (28 hari)
  • Tiap minggu : Jika mitra melakukan usaha seminggu sekali atau beberapa hari dalam seminggu dan pendapatan diterima dalam waktu seminggu sekali
  • Tiap dua minggu : Jika mitra melakukan usaha beberapa hari dalam dua minggu atau dua minggu sekali dan pendapatan diperoleh setiap dua minggu sekali
  • Bulan: Jika mitra melakukan usaha setiap hari atau beberapa hari dalam seminggu atau sebulan dan pendapatan diperoleh setiap bulan atau beberapa bulan sekali
  • Lainnya : Diisi jika pendapatan diperoleh dalam waktu selain di atas

 

Aspek yang dinilai dalam F-06 (Informasi Fluktuasi Putaran Usaha)

Berapa uang yang diperoleh : Diisi dengan jumlah uang yang diterima oleh mitra dari hasil usahanya berdasarkan wawancara dengan mitra.

 

  Kondisi  :   i. Kemarin dan ii. Kemarin Lusa ---

  •  Jika mitra mendapatkan uang dari hasl usahanya setiap hari, tuliskan berapa uang yang diperoleh kemarin dan kemarin lusa, ATAU
  •  Jika mitra mendapatkan uang dari hasil usahanya setiap minggu maka tulis berapa uang yang diperoleh minggu lalu dan minggu sebelumnya, ATAU
  •  Jika mitra mendapatkan uang dari hasil usahanya setiap dua minggu maka tulis berapa uang yang diperoleh dalam dua minggu ini dan dalam dua minggu sebelumnya, ATAU
  •  Jika mitra mendapatkan uang dari hasil usahanya per bulan maka  tulis berapa uang yang diperoleh pada bulan lalu dan bulan   sebelumnya.

       Total --- (Jumlah dari pendapatan  i kemarin dan pendapatan ii kemarin lusa)

       Rata-rata --- (Total pendapatan dibagi dua)

 

  iii. Sekarang (hari_____/tgl____/jam____) ---  : Diisi hari, tanggal, dan jam saat wawancara dan isi          pendapatan mitra hingga saat ini. Hitung bersama uang yang diperoleh saat wawancara

Pendapatan Usaha : Diisi dengan hasil kali Rata-rata uang yang diperoleh dengan putaran usaha.

a. Jika putaran usaha tiap hari maka rata-rata uang yang diperoleh x 28

b. Jika putaran usaha tiap minggu maka rata-rata uang yang diperoleh x 4

c. Jika putaran usaha tiap 2 minggu maka rata-rata uang yang diperoleh x 2

d. Jika putaran usaha tiap bulan maka rata uang yang diperoleh x 1

 

Aspek yang dinilai dalam F-06 (Pengeluaran Usaha Mitra)

Isi Jenis Bahan Baku yang digunakan oleh mitra.

Bahan baku merupakan bahan utama yang harus ada untuk usaha tersebut. misalnya untuk usaha mie ayam, maka bahan baku yang dibutuhkan seperti mie, ayam, dan sayuran

Pilih Frekuensi pembelian bahan baku tersebut dengan memberikan tanda centang.

Pilih 'H' jika pembelian bahan baku dilakukan harian, pilih 'M' jika pembelian bahan baku dilakukan mingguan, dan pilih 'B' jika pembelian bahan baku dilakukan bulanan

Isi Harga Bahan Baku tersebut per satuannya.

Isi Volume/Jumlah pembelian bahan baku tersebut

Jumlahkan pembelian bahan baku tersebut

Isi Pengeluaran Bulanan dengan mengalikan harga bahan baku dengan volume/jumlah pembelian. Kemudian dikonversikan ke bulanan

Jumlahkan Jumlah pembelian bahan baku dan jumlah pengeluaran usaha lain pada Total Pengeluaran Usaha

Isi Biaya Transportasi yang digunakan oleh mitra untuk melakukan usaha

Isi Biaya Tenaga Kerja yang dikeluarkan mitra untuk memberi upah pekerja pada usahanya (Jika ada)

Isi Angsuran Pinjaman yang dibayarkan oleh mitra dalam memenuhi kebutuhan usahanya

Isi Biaya Lain-lain yang dikeluarkan oleh mitra terkait usahanya. misalkan untuk biaya listrik, retribusi, bahan pendukung dll

Jumlahkan seluruh pengeluaran lain usaha tersebut pada Jumlah Pengeluaran Usaha Lain.

Hitung selisih pendapatan usaha dengan total pengeluaran usaha pada Pendapatan Bersih Usaha

Aspek yang dinilai dalam F-06 (Fluktuasi Usaha)

Berdasarkan wawancara dengan mitra, isi kondisi naik-turunnya usaha mitra

Rupiah : Diisi dengan jumlah uang yang diperoleh pada saat usaha mitra ramai, sedang, maupun sepi

Periode : Diisi kapan kondisi tersebut terjadi (Ramai, sedang atau sepi). DIisi dengan satuan hari atau tanggal

 

Contoh

  • Usaha warung Kopi. Putaran usahanya harian dan kondisi ramai pada hari jumat dan sabtu dengan pendapatan Rp. 550.000

 

  • Usaha Penggemukan ayam. Putaran usahanya bulanan. Kondisi usaha ramai pada tanggal 1-5 setiap bulan dengan pendapatan Rp. 7.640.000

 

Jika mitra memiliki usaha lebih dari 1, isi form UKM baru sebagai form UKM tambahan. Form UKM tambahan yang diisi hanya bagian 4. setiap 1 usaha mitra, gunakan 1 form UKM

Aspek yang dinilai dalam F-06 (Rincian Kondisi Ekonomi Keluarga)

Isi Nama Lengkap mitra/keluarga sesuai dengan KTP dan KK

Tuliskan Hubungan Dengan Mitra. misal suami, anak, saudara kandung, mitra atau lainnya.

Tuliskan Pekerjaan/usaha mitra/keluarga

Tuliskan Pendapatan Anggota Keluarga Per Bulan.

Pendapatan usaha mitra dituliskan sesuai dengan pendapatan bersih usaha pada bagian C.2, sedangkan pendapatan anggota keluarga diisi sesuai dengan jumlah yang secara rutin diberikan kepada mitra. Jika ada anggota keluarga yang tinggal di luar rumah mitra tetapi secara rutin memberikan uang kepada mitra maka juga ditulis.

Jumlahkan semua pendapatan yang diperoleh keluarga dalam satu bulan

Aspek yang dinilai dalam F-06 (Pengeluaran Keluarga)

Tulis pengeluaran Belanja untuk makan keluarga mitra dalam 1 bulan

Tulis pengeluaran biaya Listrik, Air, Telepon mitra dalam 1 bulan

Tulis semua Pengeluaran untuk anak misal untuk uang jajan, biaya pendidikan, transportasi sekolah, dll dalam 1 bulan

Tulis Biaya Kesehatan mitra dan keluarga yang rutin dikeluarkan dalam 1 bulan

Tulis besarnya Angsuran Pinjaman/Kredit lainnya yang dibayarkan dalam 1 bulan

Tulis Pengeluaran lain-lain dalam 1 bulan. misalnya iuran kebersihan, keamanan, arisan, dll.

Jumlahkan semua biaya yang dikeluarkan mitra dalam 1 bulan pada TOTAL PENGELUARAN

Hitung selisih Pendapatan Keluarga dengan pengeluaran keluarga pada Pendapatan Bersih Keluarga