Mendaki Gunung yang Aman dan Nyaman

 

Persiapan Fisik

Prolog

Sebuah Kutipan

"Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.” 

- Soe Hok Gie

Persiapan Fisik

Jogging atau lari-lari kecil

Joging merupakan olahraga yang berguna meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh.


Cara Joging yang Disarankan

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk jogging, seperti pada malam atau sore hari.
  2. Pemanasan sebelum jogging. Mulailah untuk meregangkan kaki terutama otot betis dan paha.
  3. Jangan langsung mulai berlari, mulailah dengan berjalan cepat, setelah itu berlari perlahan dan secara berkala naikkan kecepatan berlari Anda.
  4. Setelah berlari sekitar 300 meter, mulailah kembali berlari secara perlahan atau lambat kemudian secara berkala naikkan kecepatan berlari Anda. Lakukan hal tersebut setiap 300 meter.
  5. Bernafas dengan baik. Tarik nafas Anda setiap 4 langkah, setelah itu buang nafas lewat mulut 4 langkah setelah Anda menarik nafas tadi. Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang.
  6. Jangan terlalu lama berlari. Lakukan Jogging selama 30-40 menit setiap hari, jangan terlalu berlebihan.
  7. Jika saat berlari anda merasa kelelahan, jangan berhenti. Cukup memperlambat tempo atau kecepatan berlari 3-5 menit setelah itu mulai berlari lagi. Jika Anda merasa lelah dan Anda memutuskan untuk berhenti, akan lebih sulit untuk mulai jogging kembali karena anda harus kembali mengatur nafas.
  8. Lakukan sprint dalam 200 meter terakhir jarak jogging anda.
  9.  Saat ingin menyelesaikan jogging, jangan langsung berhenti. Mulailah memperlambat kecepatan berlari. Perlahan-lahan kurangi kecepatan berlari hingga sampai anda hanya berjalan, setelah itu Anda bisa berhenti.

Pull Up

Pull up adalah merupakan bagian dari gerak "closed kinetic chain exercises" ( latihan CKC ). Artinya, mereka melibatkan pengangkatan tubuh dan berat badan ditambah dengan menggunakan tangan atau kaki (yang berada dalam posisi tetap). 

Cara Pull-Up yang Disarankan

  1. Siapkan sebuah pull up bar atau kalau tidak ada bisa menggunakan kusen pintu
  2. Pegang pull up bar atau kusen pintu tersebut dengan jarak pegangan antar tangan selebar bahu atau lebih
  3. Posisikan badan lurus dengan kaki ditekuk
  4. Busungkan dada agar sendi pada bahu lebih leluasa bergerak
  5. Angkat badan hingga pull up bar setinggi dada mister
  6. Turunkan secara perlahan
  7. Ulangi

Push Up

Push up adalah suatu jenis senam kekuatan yang berfungsi untuk menguatkan otot bisep maupun trisep.

Cara Melakukan Push Up yang Disarankan

  1. Mulailah dengan posisi tengkurap di atas lantai. Jagalah agar kaki Anda tetap berdekatan. Berat badan Anda harus dibebankan pada bagian dada Anda.
  2. Letakkan telapak tangan di atas lantai, sekitar selebar bahu. Keduanya harus berada di sebelah bahu Anda, dengan siku mengarah ke arah jari-jari kaki Anda.
  3. Jika Anda berada pada permukaan yang tidak terlalu keras, misalnya lantai berkarpet, Anda dapat juga menopang tubuh menggunakan buku-buku jari dengan cara mengepalkan tangan, untuk menciptakan tantangan yang lebih sulit. Jika Anda berada di permukaan yang sangat keras, pertimbangkan untuk mengginakan beberapa jenis pegangan push up (yang berbentuk seperti tuas pegangan pintu dan diletakkan di atas permukaan lantai).
  4. Tekuk jari-jari kaki ke atas (ke arah kepala Anda). Pangkal jari kaki Anda harus menyentuh lantai.
  5.  Angkat tubuh Anda menggunakan lengan. Pada titik ini, berat badan Anda akan ditopang oleh tangan dan pangkal jari kaki. Posisi tubuh Anda harus membentuk garis lurus dari kepala hingga ke tumit. Posisi ini disebut "plank" ("papan"), dan digunakan dalam berbagai jenis latihan lainnya. Ini adalah posisi awal dan posisi akhir dari satu gerakan push up

Renang

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Dasar Berlatih Berenang

Bagian Pertama: Menyamankan Diri dengan Air

Melepaskan rasa takut. Banyak orang takut belajar berenang karena takut tenggelam. Ikuti panduan ini kapanpun Anda ingin berenang:

  • Jangan pernah berenang sendiri. Selalu pergi berenang dengan perenang yang ahli, atau dengan beberapa orang.
  • Tetaplah berenang di kedalaman yang bisa Anda tangani. Jangan coba-coba berenang di kedalaman lebih dari yang Anda mampu.
  • Jangan berenang saat cuaca buruk. Aturan ini harus diikuti terlepas dari seberapa baik Anda berenang.
  • Jangan berenang jika air terlalu dingin. Menggerakan tubuh Anda akan menjadi sulit saat Anda berada di air yang dingin.

Biasakan diri Anda mengambang. Saat Anda didalam air, berpeganglah di sisi kolam, dan biarkan kaki Anda mengapung dibelakang Anda. Kaki Anda akan dengan mudah mengambang jika Anda membiarkannya. Lakukan latihan ini dengan tengkurap dan terlentang, sampai Anda merasa nyaman terapung.

Jangan Panik. Jika Anda berenang pada kedalaman yang melebihi tinggi badan Anda, jangan panik atau mulai bernafas dengan cepat jika Anda tidak tahu berenang. Biarkan tubuh Anda mengambang telentang, sambil Anda menenangkan diri.

 

Bagian Kedua: Mulai Menggerakkan Tangan dan Kaki

Berlatihlah dengan menendang-nendang kaki Anda. Saat Anda mulai belajar mengapung, Anda juga bisa berlatih menendang. Untuk mengetahui seberapa jauh tendangan Anda bisa mendorong, lakukan latihan dengan papan renang, agar Anda bisa tetap fokus berlatih menendang tanpa mengkhawatirkan kepala Anda.

Belajarlah cara berenang crawlCara ini adalah cara yang bagus dipelajari oleh pemula. Caranya:

Cobalah backstroke pertama kali. Mengambanglah dengan punggung, dan lakukan tendangan pada air. Dengan tangan Anda melakukan gerakan “merayap,” mengangkat satu tangan dan menjaganya tetap lurus. Saat tangan Anda berada dibawah air, bengkokkan tangan Anda agar kembali ke posisi lurus disebelah Anda, dan ulangi.

Cobalah frontstroke sekarang. Mengambanglah dengan perut, lakukan tendangan dan gunakan tangan Anda untuk “merangkak” kedepan. Untuk bernafas, palingkan kepala Anda kesebelah tangan Anda yang sedang “merangkak.”

 

Menapaki Air. Cara ini bisa membantu Anda mengambil nafas dan menjaga agar kepala tetap diatas air tanpa benar-benar harus berenang. Lakukan gerakan kaki dan tangan seperti mengayuh sepeda. Lakukan gerakan memutar pada tangan dan kaki Anda

Berlatihlah secara rutin agar Kamu mengetahui manfaat bagimu.

Seberapa Jauh Anda Memahami Materi

  • Berfungsi utama membentuk otot dada, otot bisep, otot trisep.
    Push-Up
  • Harus membutuhkan alat bantuan dalam melakukan olahraga.
    Pull-Up
  • Berfungsi menyeimbangkan proporsi tubuh bagian atas.
    Pull-Up
  • Memiliki banyak variasi gerakan, salah satunya menggunakan gerakan kaki.
    Renang
  • Melatih stamina tanpa memerlukan syarat untuk berlatih
    Lari

Memilih Waktu yang Tepat Untuk Olahraga

Karakteristik Gunung

Prolog

Gunung yang Sering Didaki

Di Indonesia banyak sekali gunung yang dapat didaki, semua memiliki daya tarik tersendiri. Dari sekian banyak gunung yang ada, terdapat gunung yang mudah, menengah, hingga susah didaki.

Pertanyaan Singkat

Pilih Gambar Sesuai Deskripsi

Memiliki Tinggi 3.805 MDPL, Berada di Jambi, Sumatera, Memiliki pemandangan yang indah. Gunung Apakah itu ?

Profil Gunung Rinjani

Gunung Kerinci

Letak Jambi, Sumatera

Tinggi 3.805 MDPL

Koordinat 1°41’48”LU dan 101°15’56”BT

Golongan Berapi Aktif

Deskripsi Singkat

Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatra, tepatnya di provinsi Jambi. Gunung Kerinci termasuk ke dalam bagian Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan merupakan jajaran dari bukit barisan.

Rute Termudah

Rute termudah untuk melakukan pendakian gunung Kerinci adalah di Desa Kersik Tuo yang berada di ketinggian 1.400 MDPL

Pertanyaan Singkat

Pilih Gambar Sesuai Deskripsi

Memiliki Tinggi 3.142 MDPL, Merupakan bagian dari 4 Kabupaten di Jawa Tengah. Gunung Apakah itu ?

Profil Gunung Merbabu

Gunung Merbabu

Letak Kabupaten Semarang, Boyolali, Salatiga, Magelang

Tinggi 3.142 MDPL

Koordinat 7,5° LS dan 110,4° BT

Golongan Berapi Aktif

Deskripsi Singkat

Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pam(a)rihan. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, "merbabu" berasal dari gabungan kata "meru" (gunung) dan "abu" (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.


Rute Termudah

Jalur Suwanting adalah jalur yang pernah dibuka pada tahun 1990 dan 1998, namun setelah tahun 1998 jalur ini ditutup untuk pendakian dan baru awal tahun 2015 lalu jalur ini kembali dibuka. 

Jalur pendakian ini terletak di Dusun Suwanting Desa Banyuroto Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang yang jaraknya sekitar 5 km dari Gardu pandang Ketep Pass. Jika berangkat dari Kota Yogyakarta memerlukan dua jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua.Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Suwanting ini terkenal indah dan memiliki pemandangan sabana yang menarik perhatian pendaki gunung. Jalur ini memiliki tiga Pos (Pos Lembah Lempong, Pos Selter Bendera, dan Pos Ndampo Awang). Pendaki dapat mendirikan tenda di pos 2 dan pos 3 karena lokasinya cukup luas dan pemandangannya sungguh indah dengan latar belakang Gunung Merapi.

Di Jalur ini pendaki tidak perlu khawatir kekurangan air, karena di sepanjang jalur pendakian memiliki tiga pos air yang bisa di gunakan untuk konsumsi, Pos air terletak di bawah Lembah cemoro, Lembah manding dan terakhir di bawah pos 3.Setelah dari pos 3, pendaki akan melewati sabana yang menyejukkan. Jika berkunjung pada musim penghujan atau kisaran bulan Mei - Agustus, pendaki akan menemui padang rumput berwarna hijau.

Perlengkapan Pendakian

Perlengkapan Primer

Perlengkapan Pendakian Primer

Terdapat 2 jenis perlengkapan yaitu primer dan sekunder. 

  1. Pakaian lapangan ini dipakai saat petualang muda sedang mendaki gunung. Seperti kemeja, dan celana lapangan. Bisa lengan panjang atau lengan pendek, tergantung kebutuhan. Selain itu sepatu trekking sebagai alas kaki petualang muda dan juga topi/buff yang dapat digunakan saat cuaca sedang terik-teriknya. 
  2. Barang-barang pribadi yang lengkap untuk pendakian gunung Barang-barang pribadi ini sangat penting untuk menunjang petualang muda saat mendaki gunung. Di antaranya adalah matras sebagai alas tidur, sleeping bag untuk kantung tidur, pakaian ganti yang kering (ini penting banget loh!), pakaian tidur, Selain itu petualang muda juga dapat menambahkan barang-barang pribadi petualang muda selain yang sudah disebutkan di atas. Tapi ingat, jangan sampai barang-barang pribadimu merepotkanmu saat mendaki nanti yaa! 
  3. Alat navigasi ini seperti peta dan kompas. Alat-alat ini diperlukan agar apabila petualang muda tersesat, petualang muda dapat mengetahui keberadaan petualang muda sehingga dapat keluar dari tempat tersebut. 
  4. Raincoat atau Jas Hujan ini juga menjadi salah satu barang yang penting dibawa saat pendakian. Apabila cuaca turun hujan, raincoat sangat membantu agar pakaian yang sedang dipakai tidak basah sehingga kita tetap dapat mendaki dengan nyaman. 
  5. Alat Penerangan, Jangan sampai lupa membawa alat penerangan! Dapat berupa Headlamp atau senter yang sering digunakan. Alat ini sangat penting apabila hari mulai malam, pandangan mulai gelap sehingga petualang muda sangat butuh alat penerangan ini.                              
  6. Perlengkapan Camp seperti tenda atau flysheet jangan sampai lupa dibawa. Apabila pendakian petualang muda hanya sehari (pulang-pergi) sebaiknya petualang muda tetap membawa salah satu dari alat camp (contohnya membawa flysheet). Karena kita tidak akan tahu kondisi nanti saat mendaki. Jadi sebaiknya kita berjaga-jaga untuk kondisi yang minim nantinya.
  7. Minuman dan makanan yang cukup Petualang muda butuh energy untuk mendaki gunung, dan di gunung tidak ada warun atau toko yang berjualan. Pastikan logistic makanan dan minuman petualang muda cukup untuk kegiatan petualang muda dari awal mendaki hingga selesai pendakian ya! 
  8. First Aid Kit dan Obat-Obatan Pribadi adalah barang yang wajib dibawa. Jika petualang muda memiliki riwayat penyakit, jangan sampai lupa untuk membawa obat-obatan petualang muda. 
  9. Pisau lipat dan alat multi-tool Alat ini akan memudahkan petualang muda menyelesaikan beberapa masalah yang tidak akan diduga 
  10. Korek api atau pemantik api Saat keadaan darurat, petualang muda membutuhkan alat ini untuk menjaga petualang muda tetap hangat sampai bantuan datang.

Perlengkapan Sekunder

Perlengkapan Sekunder Mendaki

Banyak perlengkapan yang ingin dibawa seseorang ketika mengunjungi sebuah tempat, apalagi di zaman modern ini kebutuhan manusia kian beragam. Sehingga, perlu diketahui apa saja peralatan yang tidakk harus dibawa saat mendaki.

  1. Alat Elektronik, alat elektronik memang penting dibawa namun tidak harus dibawa ketika melakukan pendakian karena akan beresiko pada alat elektronik itu sendiri.
  2. Makanan Ringan berlebihan, pada Uraian sebelumnya dibahas mengenai makanan yang dibawa saat pendakian. Makanan ringan berlebihan hanya akan mengurangi kapasitas yang dapat dibawa seorang pendaki.
  3. Barang berharga tinggi.
  4. Kebutuhan pribadi khusus, tiap orang memiliki keinginan tersendiri membawa barang berharga ketika mendaki. Namun ada baiknya membatasi kebutuhan yang ingin dibawa dibandingkan kebutuhan yang harus dibawa.

Seberapa Jeli Kamu

Primer vs Sekunder

Pisahkan kebutuhan Primer dan Sekunder

  • Tas Karier
  • Jas Hujan
  • Tenda
  • Jam Tangan
  • Kamera
  • Handphone
  • Sepatu Hills
  • Minuman Bersoda
  • Rokok
  • Peralatan Makan
  • Peralatan Mencuci
  • Botol Minum
  • Obat Pribadi
  • Baju Hangat
  • Kompas

Penyakit yang mungkin terjadi

Penyakit yang Mungkin Terjadi

Pingsan

Pingsan adalah hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan orang terjatuh. Kondisi yang memiliki istilah medis ‘sinkop’ ini termasuk umum terjadi dan Pingsan adalah hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan orang terjatuh.

Gejala

Pandangan berkunang-kunang

Telinga berdenging

Nafas tidak teratur


Muka pucat

Pupil melebar

Lemas

Keringat dingin


Menguap berlebihan

Tak respon (beberapa menit)

Denyut nadi lambat

Penanganan Sementara

  1. Baringkan korban dalam posisi terlentang
  2. Tinggikan tungkai melebihi tinggi jantung
  3. Longgarkan pakaian yang mengikat dan hilangkan barang yang menghambat pernafasan
  4. Beri udara segar
  5. Periksa kemungkinan cedera lain
  6. Selimuti korban
  7. Korban diistirahatkan beberapa saat
  8. Bila tak segera sadar >> periksa nafas dan nadi >> posisi stabil >> Rujuk ke instansi kesehatan

Acute Mountain Sickness (AMS). 

AMS atau yang sering kali disebut sebagai penyakit gunung bisa terjadi saat pendaki berada atau bermalam di ketinggian tertentu. Sekitar 25% penyakit gunung ini dialami saat pendaki berada di ketinggian 2400 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan sekitar 40-50% terjadi saat pendaki berada di ketinggian 3000 mdpl. Kondisi ini bisa terjadi pada usia tua dan muda, pria ataupun wanita, walaupun beberapa penelitian menyatakan wanita lebih sering terkena dibanding pria. Kondisi ini disebabkan oleh penurunan kadar oksigen dan tekanan udara yang semakin berkurang saat mendaki ke tempat yang lebih tinggi.

Gejala

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Lelah
  • Tidak bisa tidur (sering terbangun saat tidur)
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah

Penanganan Sementara

Apabila ditemukan tanda dan gejala di atas, waspadalah, Anda atau rekan pendakian anda mungkin sedang mengalami serangan AMS. Menghentikan sementara pendakian merupakan terapi efektif bagi AMS, biarkan tubuh Anda beristirahat dan membiasakan diri dengan kadar oksigen dan tekanan udara yang rendah di ketinggian. Saat beristirahat, Anda tidak dianjurkan untuk meminum alkohol atau melakukan aktivitas berlebihan. 

Gejala di atas biasanya akan membaik seiring dengan kondisi tubuh pendaki yang sudah beradaptasi, namun apabila dalam waktu 24-48 jam kondisi tidak membaik atau justru semakin memburuk, pendaki harus turun gunung. Kebanyakan pendaki merasa gejala semakin membaik saat turun setinggi 500-800 mdpl, namun apabila kondisi tetap tidak berubah, pendaki disarankan turun sampai basecamp pendakian dan meminta pertolongan tim medis di sana.

Dehidrasi Berlebihan

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga keseimbangan gula-garam tubuh terganggu dan tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.

Gejala

  • Merasa lelah atau kebingungan
  • Pusing yang tidak hilang setelah beberapa detik merubah posisi dari duduk ke berdiri
  • Denyut jantung cepat tapi lemah
  • Napas cepat
  • Kesadaran menurun
  • Tidak buang air kecil selama 8 jam
  • Kejang-kejang

Show more

Dehidrasi bukan saja kondisi kekurangan cairan tubuh tapi juga bisa berarti kekurangan mineral tubuh. Jika merasa mengalami dehidrasi, minumlah banyak cairan. Anda bisa minum air putih atau jus buah yang diencerkan. Usahakan untuk menghindari minuman yang mengandung kafein dan minuman bersoda. Jika Anda atau anak Anda mengalami dehidrasi karena diare, jus buah dan susu sebaiknya dihindari. Jika tidak ditangani, dehidrasi parah bisa menyebabkan kejang-kejang, kerusakan otak, dan bahkan kematian.

Obat-Obatan yang Perlu Diketahui

Obat yang Perlu Dibawa

Story

Memahami Pendakian

Gejala Alam

Jika terlihat awan cumulonimbus tumbuh dipagi hari dan berkembang pada siang hari mempunyai peluang akan terjadi cuaca buruk. Apabila terdapat gerakan awan yang berbeda-beda bertanda cuaca buruk akan terjadi.


Jika rumput kering, ini menunjukkan awan atau angin yang kuat, yang dapat berarti hujan. Jika ada embun, mungkin tidak akan hujan hari itu. Namun, jika hujan pada malam hari, metode ini tidak akan dapat diandalkan.


Jika burung terbang tinggi di langit, ada kemungkinan akan cerah. (tekanan udara rendah disebabkan terjadinya badai, sehingga burung merasa tidak nyaman khususnya pada telinganya, dengan demikian burung akan terbang rendah untuk meringankannya Sebagian besar burung bersarang pada saluran listrik dan ini menunjukan tekanan udara turun

Jika bulan terlihat kemerahan dan terlihat agak buram ini bertanda banyak debu diudara. Sebaliknya apabila bulan terlihat terang, ini menunjukkan udara terlihat cerah, biasanya telah terjadi hujan akibat terdapat sistim tekanan rendah. Apabila di sekitar bulan terdapat lingkaran cincin dan terdapat cirostarus ini menandakan dalam 3 hari kedepan akan turun hujan.

Larangan Seorang Pendaki

Larangan Seorang Pendaki

  • Jangan menyelonong ke kawasan pendakian tanpa melapor ke petugas setempat. Hal ini berguna jika cuaca buruk mendera dan Anda terjebak di jalur pendakian sehingga mereka dapat melakukan pencarian. 
  • Jangan merusak rambu-rambu atau tempat perlindungan di jalur pendakian. Hindari pula konflik dengan penduduk. Ikutilah aturan serta budaya setempat. 
  • Jangan mendaki dengan langkah terlalu besar. Selain menguras tenaga, hal ini bisa mengurangi keseimbangan tubuh. Berjalanlah dengan langkah kecil. 
  • Jangan memotong lintasan yang telah tersedia di jalur pendakian. Selain medannya lebih terjal, menerobos lintasan dapat merusak rute pendakian. Sebaiknya ikuti jalan setapak yang telah tersedia karena konturnya berbelok dan tak terlalu terjal. 
  • Jangan merusak atau mencorat-coret bebatuan serta pohon. 
  • Jangan buang sampah sembarangan. Sebaiknya sampah dikemas ke dalam tas atau kantung plastik dan kembali dibawa ke pintu masuk pendakian, tentunya setelah menemukan tempat pembuangan sampah.
  • Jangan mendirikan tenda di dekat aliran sungai, danau, atau air terjun. Selain terhindar dari kemungkinan banjir, Anda pun memberikan kesempatan hewan liar untuk meminum air sungai itu.
  • Jangan beristirahat atau tidur sambil mengenakan pakaian basah. Gantilah baju, celana, serta kaus kaki dengan yang bersih serta kering agar terhindar dari serangan penyakit.
  • Janganlah menyalakan api unggun bila tidak memerlukannya. Kalaupun harus membuat api unggun, gunakanlah batang atau ranting pohon yang telah rubuh dan mati. Kemudian, pastikan api benar-benar mati kala meninggalkan lokasi itu.
  • Jangan meninggalkan benda apa pun, terutama sampah, di area perkemahan. Selain mencemarkan lingkungan, benda asing itu dapat melukai hewan liar yang ada di sana.
  • Jangan membuang sampah. Bawa semua sampah dari aktifitas pendakian anda atau jika anda menemukan sampah orang lain, karena itu akan membangun kesadaran orang lain untuk tidak membuang sampah. Kuburkan bahan organik paling tidak untuk menghindari dimakan hewan yang ada.Jangan membuang air kecil sembarangan.
  • Bersikap sopan

Epilog

Epilog

Ringkasan